Alfri

Alfri

Halim

Wanseptember

Wanseptember
Jumat, 21 Februari 2025, 09:27 WIB
Last Updated 2025-02-21T02:27:09Z
Lalu lintasMedanPolisi

Poldasu Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas di Sekolah, Siswa Antusias Menyimak Arahan

Persosil Sat Lantas Polda Sumut saat sodialisasi Berlalulintas di Sekoloh Kamala Bayangkari. (Foto/Istimewa).

Medan – nduma.id


Dalam rangka Operasi Keselamatan Toba 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara kembali menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sekolah. Rabu 19 Februari 2025.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat, khususnya pelajar, dalam berlalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.


Sosialisasi digelar di dua lokasi berbeda, yakni di SMA dan SMP Kemala Bhayangkari I Medan serta SMA Santo Thomas 2 Medan.


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Ditlantas Polda Sumut yang memberikan edukasi secara langsung kepada para siswa dan guru tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

 

Di SMA dan SMP Kemala Bhayangkari I Medan, tim dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sumut yang dipimpin oleh Kompol Rika Sigalingging, S.I.K., M.H., mengedukasi para siswa mengenai aturan dasar berlalu lintas, bahaya berkendara tanpa SIM, serta pentingnya mematuhi rambu lalu lintas.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa.

 

Mereka aktif berpartisipasi dalam diskusi serta menyampaikan pertanyaan terkait keselamatan berkendara.


“Kami ingin para siswa memahami bahwa disiplin berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal keselamatan diri dan orang lain,” ujar Kompol Rika Sigalingging.


Sementara itu, di SMA Santo Thomas 2 Medan, Kasi Fasmat Ditlantas Polda Sumut, Kompol Vivin Ayuning Tias, S.I.K., bersama timnya menggelar sosialisasi serupa.


Tak hanya memberikan pengarahan mengenai budaya tertib berlalu lintas, tim Ditlantas juga mengadakan sesi ice breaking serta kuis interaktif dengan hadiah berupa helm dan jaket bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar.


Materi yang disampaikan mencakup bahaya berkendara tanpa SIM, pentingnya memakai helm, serta dampak buruk geng motor dan pelanggaran lalu lintas lainnya.


Para siswa terlihat antusias mengikuti sosialisasi ini.


Mereka menyatakan komitmennya untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dan keluarga.

 

“Kami sadar bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab Polisi, tetapi juga tanggung jawab kita semua,” ujar salah satu siswa yang mengikuti kegiatan.


Dari kedua kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumut mencatat adanya respons positif dari para siswa. Mereka kini lebih memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan bahaya dari kelalaian di jalan.


"Kami berharap edukasi seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin di sekolah-sekolah, sehingga generasi muda bisa tumbuh dengan kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas," ujar Kompol Vivin Ayuning Tias.


Penulis : Syamsir

Redaktur : Rudi